JEMBER — IndonesiaPos
Muncul isu tak sedap terkait proses pengadaan barang dan jasa pada paket revitalisasi sekolah di dinas pendidikan Kabupaten Jember 2026. Diduga kuat adanya aktor pelaku pengkondisian yang “bermain” dalam persoalan ini. Oknum tersebut menurut informasi yang santer dikalangan rekanan Jember diduga dilakukan oleh konsultan Perencana berinisial D.
Keberadaan D sendiri masih simpang siur mengingat ada 2 konsultan perencanaan berinisial D yang menjadi topik pembicaraan dikalangan masyarakat jasa konstruksi Jember.
Hasil informasi yang berhasil dihimpun media menyebutkan, rekanan konsultan perencanaan berinisial D itu mengkrucut pada 2 nama yakni DS dan DAS alias D. Tim Media berusaha mengkonfirmasi kepada DS dan DAS terkait persoalan tersebut dan jawabannya saling lempar tangan.
DAS kepada tim Media mengaku namanya dicatut dalam persoalan ini, ” bukan saya itu mas. Saya tidak pernah merasa mengkoordinir pelaksanaan paket revitalisasi itu . Saya juga dengar kabar itu,”jawabnya singkat.
DAS merupakan konsultan rekanan yang dikenal dekat dengan jaringan kekuasaan. Meski baru aktif sekitar 3 tahunan di dunia konsultan perencana, namun eksistensinya cukup dikenal dikalangan ASN.
Sementara DS saat dikonfirmasi media mengaku memang mendapat paket revitalisasi tapi tidak banyak. ” Saya hanya dapat 2 paket untuk yang SD, sedangkan untuk yang TK sudah selesai dikerjakan,”ujarnya
“Saya berapa kali ditelpon teman-teman rekanan terkait persoalan ini, dan saya sampaikan saya tidak mengkoordinir paket tersebut,”tambahnya.
Sekilas menurut DS, dalam proyek revitalisasi sekolah kali ini khusus untuk kabupaten Jember mendapatkan kurang lebih 732 paket yang terbagi dalam 2 kategori. Yang pertama paket revitalisasi reguler yang jumlahnya hingga mencapai Kurang lebih 480 an paket sedangkan sisanya masuk kategori aspirasi dari anggota DPR RI.
“Namun yang jelas saya tegaskan, bukan saya yang tanda kutip bermain, dan saya siap ditemukan dengan siapapun terkait persoalan ini. Meskipun dipertemukan dengan DAS saya siap, biar jelas siapa yang bermain,”pungkasnya (kik)
Lalai, Luasan Aset Pemkab Jember Di Lokasi Kantor Dekopin Tinggal Sebagian