<
20/09/2021
Beranda Sosial Ekonomi & Kesehatan

Kodim 0822 Bondowoso Ringkus Letkol Gadungan

BONDOWOSO, IndonesiaPos – Perwira TNI AU gadungan berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) bernama Ferdinan Mesias Santi (45) asal Bandung, diringkus oleh anggota Kodim 0822 Bondowoso, Selasa (16/6) kemarin.

Komandan Kodim (Dandim) 0822 Bondowoso, Letkol Inf Jadi, S.I.P mengatakan, awalnya pelaku datang ke Bondowoso tidak sendirian. Dia bersama seorang perempuan bernama Imanian (31) dan seorang sopir.

Perwira gadunga ini ditangkap setelah ada laporan dari salah satu warga (calon korban) ke Babinsa Nangkaan. Pelaku yang mengaku anggota TNI tersebut berniat membeli mobil milik warga setempat. Namun warga mencurigai perilaku sang Letkol Gadungan tersebut.

Komanda Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Inf. Jadi.

“Akan ada transaksi mobil ganti kredit dengan masyarakat sini. Letkol gadungan ini ke sini (Bondowoso-Red), dan akan bayar dengan cek. Tapi calon korban sudah curiga,” kata Dandim 0882 Bondowoso.

Iklan-spot

Menurut Letkol Jadi, saat ditanya pelaku kebingungan. Awalnya mengaku di Mabes AU, kemudian di Mabes TNI.
“Bolak-balik seperti itu. Karena bukan TNI jadi bingung dia. Ketika ditanya litingnya siapa, temannya siapa, satuan dimana dia tidak tahu,”ujarnya.

Bahkan, saat ditanya NRP-nya tidak ada. Di TNI sangat mudah mengecek angggota, tinggal mengecek NRP-nya. Namun, ketika dicek NRP-nya ternyata seorang Bintara, akan tetapi bukan atasnama pelaku.

Ferdinan Mesias Santi (45) asal Bandung

Kemudian Dandim menanyakan tentang pelaku ke Mabes TNI dan Mabes AU. Tetnyata pelaku bukan anggota TNI.

“Kita interogasi pelan-pelan. Selama 20 menit, tetap tidak mengaku. Akhirnya dia mengaku kalau TNI gadungan. Kemungkinan untuk ada rencana modus penipuan,” ungkapnya.

Setelah diketahui pelaku adalah TNI gadungan. Maka pihak Kodim 0822 Bondowoso langsung melepas seragam yang dikenakan. “Selanjutnya, pria yang mengaku berpangkat Letkol ini diserahkan ke Polres wilayah setempat untuk diproses lebih lanjut,”imbuhnya.

Berita Terkait

Kolom Komentar

IndonesiaPos