JEMBER — IndonesiaPos
Proses revitalisasi sekolah 2026 di Jember kini menjadi sorotan masyarakat, program yang bersumber dari kementerian pendidikan tersebut dilakukan secara swakelola yang “terkoordinir” secara terstruktur
Jumlahnya, menurut DS salah seorang konsultan perencanaan di Jember , proyek revitalisasi sekolah kali ini khusus untuk kabupaten Jember mendapatkan kurang lebih 732 paket yang terbagi dalam 2 kategori.
“Yang pertama paket revitalisasi reguler yang jumlahnya hingga mencapai Kurang lebih 480 an paket sedangkan sisanya paket revitalisasi inspirator DPR RI,”ujar sumber
Regulasinya, dari hasil penelusuran media menjelaskan, proses pelaksana revitalisasi sekolah “terfokus ” pada konsultan Perencanaan selaku pihak yang berperan dalam menentukan rencana tehnis pelaksanaan pembangunan revitalisasi sekolah. Pihak konsultan perencana yang disinyalir sebagai orang dekat kekuasaan inilah yang kemudian membuat desain gambar, spek serta besaran anggaran yang dibutuhkan.
Dari konsultan perencanaan, awal terjadinya dugaan konspirasi. Sumber media menyebutkan, ada transaksi ” jual-beli ” gambar desain dari konsultan tersebut yang kemudian dijadikan dasar untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah selaku lembaga penerima manfaat. Nilainya bervariasi , menurut informasi yang berkembang dimasyarakat mulai dari 3 juta hingga 20% dari pagu anggaran.
Proses pelaksanaannya sendiri dimulai sekitar bulan April lalu dan hingga kini jumlahnya sudah mencapai ratusan sekolah yang sedang dalam proses pelaksanaan.
Seperti pemberitaan sebelumnya, Muncul isu tak sedap terkait proses pengadaan barang dan jasa pada paket revitalisasi sekolah di dinas pendidikan Kabupaten Jember 2026. Diduga kuat adanya aktor pelaku pengkondisian yang “bermain” dalam persoalan ini. Oknum tersebut menurut informasi yang santer dikalangan rekanan Jember diduga dilakukan oleh konsultan Perencana berinisial D.
Posisi D sendiri merupakan orang dekat yang diindikasikan dipasang atas sepengetahuan AW yang berkoordinasi dengan DA. Sedangkan DA untuk tahun 2025 lalu santer dimunculkan sebagai orang yang mengkoordinir sejumlah paket pekerjaan revitalisasi sekolah.
Sebelumnya, dugaan pengkondisian paket revitalisasi sekolah ini sempat terdengar di kementerian, bahkan pihak inspektorat Jember telah memanggil pihak terkait untuk memberi klarifikasi realita dilapangan. (kik)
Pemkab Jember Tak Serius Urusi Kepemilikan Asetnya, Sejumlah Aset Diprediksi Akan Berpindah Tangan