KALTENG – IndonesiaPos
Kasus perselisihan Lahan di Km 80 Benangin menimbulkan duka yang sangat mendalam bagi Keluarga yang ditinggalkan
Betapa tidak, 5 nyawa yang terbaring diKamar mayat Muara tewe satu keluarga mulai dari suami,anak, keponakan hinggah cucu berumur 1,5 tahun korban kebiadaban,pada Minggu Sore sekitar jam 17.00, dilokasi Km 80 ,( 19/4/2026 )
Menurut penjelasan Nooralini istri Cua satu-satunya korban yang selamat mengatakan, kejadiannya secara cepat dan tiba-tiba datang menyerang para pelaku di Pondok tempat tinggal satu keluarga itu.
Kemudian langsung membawa bensin dan menyiram lalu dibakakarnya dipondok sampe habis yang didalamnya masih ada satu keluarga yang tinggal.
“Mereka penyerangnya bukan hanya satu orang lebih dari satu diduga otak pelakunyanya berinisial MNO ,”ungkapnya
Sementara itu, saat media ini meminta penjelasan ke Kasat Reskrim Polres Miuara Tewe melalui penyidik sidin lewat whatsapp, masuk- masuk tapi tidak dibalas. (daniel).
Kasus Bocah Tewas “Dianiaya” Ibu Tiri di Sukabumi Akan Dikawal Komisi III DPR