<

PT Lonsum Membungulì Kontraktor Lokal

KUTAI BARAT — IndonesiaPos

PT Lonsum (London Sumatra Indonesia) yang bergerak di bidang perkebunan sawit beralamat di Kecamatan Jempang Kutai Barat Kalimantan Timur diduga membunguli kontraktor lokal PT Kartika Persada.

Hal itu disampaikan Site Manager Perusahaan Hendry Lopes Dacosta Nahak pada Media, Minggu (12/7/2026)

Dijelaskan, PT Kartika Persada pada tahun 2018 mendapat pekerjaan dari PT Lonsum Pile Up Main Road. Pada tahap 1 mengerjakan sepanjang 2.873 meter dan Pile up Colection Road sepanjang 13.193 meter di Tanjung Makmur Estate Desa Gunung Bayan Kecamatan Muara Pahu.

“Total yang telah dikerjakan, senilai,Rp5.301.941.480. Namun sampai sekarang sudah 8 tahun tidak dibayar sama sekali,”kata Lopes

Selanjutnya Kata Lopes, dalam RAB tercantum Down payment 10%,  mobilisasi dengan alat-alat berat, seperti Dozer, Excavator dan 10 Dump truk. Hak tersebut merupakan tanggungan Lonsum setelah On Site.

“Sedangkan untuk keperluan beli BBM solar tetap tidak dikasih alias di bunguli perusahan,”tegasnya.

Selain itu, lokasi pekerjaan tidak sesuai dengan ekspetasi awal sebagian besar kondisi medan Rawa rawa,

“Ini betul-betul terjebak, kita dibunguli juga perusahaan,”ungkap bos Kartika Damai

Menurutnya, itupun belum termasuk perintah MK, waktu itu Lamrius Sitompul mau bunguli menyuruh membuat mating-mating dalam badan jalan, namun ditolak karena tidak masuk dalam Rencana Anggaran Pembiayaan (RAB), bahkan untuk Pengambilan Material koral diarahkan Lamrius Sitompul diambil di quarry yang jaraknya terlalu jauh dari lokasi proyek.

“Ini betul betul pihak Lonsum sengaja membangkrutkan, membodoki dan membunguli kontraktor, hingga kami mengalami kerugian kurang lebih Rp1,5 miliar,”tegas Lopes.

Lopes juga mengemukakan, bahwa dirinya meminta kepada PT Lonsum, soal tagihan kontraktor local yang meminta harus dibayar Invoicenya.

“Jangan-jangan sudah di cairkan?. Karena saya menduga ada permainan internal management, mohon kepada bagian audit pusat cari dalangnya dan diberi sanksi sekeras kerasnya,”kata lopes

Selain itu Michel ex karyawan lonsum mengaku sudah berkali kali PT Kartika Persada bolak balik menagih Invoice sekitar Rp700 ratusan juta,  melalui Lopes.

“Pintar juga Lonsun membunguli dengan alasan, berganti beberapa MK, pertama Lamrius Sitompul, kedua Sukardi ke tiga Dody.S, Engineringnya Ade , Septian dan Moses sekarang, itulah modusnya,”kata Michel ex karyawan Lonsum

Sementara itu sampai berita ini diturunkan media ini meminta keterangan dan penjelasan kepada Manager Kebun (MK)  Namun tidak dapat Tersambung alias tidak aktif. (daniel)

 

 

PT Lonsum Siap Membayar Santunan dan PHK T’aing

BERITA TERKINI

IndonesiaPos