JEMBER – IndonesiaPos
Ribuan batang pohon mahoni hasil penebangan di sekitaran Jember Sport Garden (JSG) kecamatan Ajung hingga kini belum jelas keberadaanya. Muncul Spekulasi bahwa aset tersebut diperjual belikan dengan melibatkan orang dalam dilingkaran kekuasaan.
Ribuan Pohon yang tumbuh di lahan milik Pemkab Jember dengan luasan kurang lebih 4 hektar tersebut ditebang untuk keperluan pembangunan sekolah Rakyat.
Salah seorang sumber media yang tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi menyebutkan, di lokasi tersebut awalnya memang ditumbuhi tanaman mahoni. Namun kini karena sedang ada pembangunan dilokasi tersebut maka banyak pohon mahoni itu banyak yang dipotong untuk keperluan proyek tersebut.
“Dilokasi tersebut memang banyak pohon mahoninya,meski diameternya tidak besar-besar, namun tingginya hingga mencapai 4 hingga 5 meter,”terangnya.
Kepala Bidang aset Pemkab Jember, Ririn saat dikonfirmasi media mengaku masih belum mengetahui kepastian dimana aset tersebut.Dirinya masih melakukan pendalaman.
“Akan kami koordinasikan dulu ke dinas Lingkungan Hidup,”jawabnya.
Secara regulasi untuk pelepasan Aset lanjut Ririn, harus melalui lelang KPKNL dan langsung ke Kasda. Namun terkait penebangan pohon mahoni di JSG tersebut pihaknya sudah tahu.
“Proyek pembangunan itu untuk pelaksanaan program nasional pembangunan sekolah rakyat yg dibangun oleh Kementrerian PU,”tambahnya.
Untuk pelepasan aset sendiri menurut Ririn, bisa dilakukan melalui KPKNL namun juga bisa penjualan langsung dengqn syarat harga per unitnya 2 juta kebawah.(kik)
