<
20.3 C
Bondowoso, ID
18/09/2020
Beranda Daerah Ekonomi Kesehatan Olahraga Pemerintahan Peristiwa

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Geram, Temukan Aset Bangunan Tak Dirawat

Loading...

BLITAR, IndonesiaPos – Wakil ketua DPRD kota Blitar Agus Zunaedi usai mendampingi komisi ll dan lll saat melakukan sidak dibeberapa tempat, Selasa ,(16/06/2020) mengaku geram dan kecewa. Lantaran, hasil sidak secara keseluruhan pihaknya melihat banyak aset bangunan yang terkesan tidak dirawat. terutama masalah stadion.

“Itu terjadi karena tidak adanya koordinasi dan ketegasan dari Kepala Daerah untuk menginstruksikan atau memerintahkan Kepala OPD  untuk segera ditempati calon  pedagang,”kata Agus Zunaedi.

Ia juga mengaku tidak tahu, karena pemerintah yang lebih tahu. Kata dia, Kepala Daerah pasti mengetahui jika aset itu ada di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Bahkan, Dispora sudah berkali kali bersurat kepada pimpinan bahwa stadion itu sudah siap untuk ditempati.

BACA JUGA : DPRD Kota Blitar Kecewa, Keberadaan Sport Center Terkesan Tak Terurus

“Harusnya sudah ditempati, dan tidak harus menunggu nanti, besok, Minggu depan karena itu sudah siap. Hari ini atau besok sudah bisa ditempati. Apa susahnya tinggal itu. Kalau itu diperuntukkan untuk relokasi pedagang di sebelah timur Alun-alun tinggal menghitung berapa jumlahnya disitu pindahkan beres. Kalau tidak ada kepentingan yang lain ngapain tidak bisa ditempati,”ketusnya.

Anehnya, nama-nama juga belum disetor, berarti selama ini tidak adanya koordinasi dan terkesan Pemerintah Daerah Blitar itu egosektoral dan tidak ada ketegasan dari pucuk pimpinan yaitu Kepala Daerah.

Sementara ia juga melihat sportt center yang terbengkalai. Kata dia, untuk angaran perawatan akan diawasi dan berapa jumlahnya dan apa saja kegiatannya disana.

“Ini kita lihat, makanya realisasinya dalam bentuk pengawasannya bagaimana. Mungkin, karena memang ada pungutan?. harusnya kan di Perwalikan atau di Perdakan. Karena kalau tidak ada dasar Perwali atau Perda itu tidak bisa tarik. Kalau tarik itu namanya pungli,”tandasnya.

Menurut Agus, selama ini upaya dari pemerintah sangat kurang maksimal. “Nanti akan kita sampaikan ke komisi, supaya komisi memanggil OPD yang terkait agar segera menindak lanjuti temuan dilapangan. Karena yang kita lihat saat sidak tadi memang permintaan masyarakat,”pungkasnya. (Lina)

Loading...

Related posts

Hujan Interupsi Warnai Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Depok

admin

Program BPUM Dari Kementerian koperasi Dikeluhkan Pelaku UMKM Kota Kediri

IndonesiaPos

Kementerian PDT dan Diskoperindag Bondowoso Sosialisasi Pembangunan Pasar Desa di Botolinggo

admin

Leave a Comment