JEMBER — IndonesiaPos
Tidak seperti sebelumnya, Kegiatan Bupati yang dikemas dalam tajuk bunga desaku mini tidak lagi menggunakan anggaran APBD. Kegiatan yang “digelar” oleh beberapa rumah sakit Daerah Jember tersebut juga menggandeng salah satu Organisasi massa (Ormas) pendukung bupati. Rumah sakit Daerah tersebut diantaranya rumah sakit umum Daerah (RSUD) Soebandi, RSUD Kalisat, RSUD Balung.
Sumber media menyebutkan, kegiatan bunga desaku mini tersebut tidak dianggarkan dalam APBD Jember mengingat hingga kini tidak ada sumber anggaran dari sejumlah OPD yang menganggarkan kegiatan tersebut.
“Sepertinya anggaran yang digunakan bukan dari APBD yang melekat dalam OPD, sebab tidak tercantum anggaran tersebut,”ujarnya.
Pihak rumah sakit daerahpun yang disebut-sebut sebagai leading sektor kegiatan tersebut, hingga kini belum memberikan pernyataan resmi apakah anggarannya dambilkan dari sumber pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) atau tidak, Mengingat BLUD tidak masuk dalam pengelolaan anggaran yang ada di APBD.
Direktur salah satu RSUD yang dikonfirmasi media terkait berapa besar anggaran yang digunakan dalam kegiatan bunga desaku mini hingga berita ini diunggah belum memberikan pernyataan resmi.
Selain dugaan anggaran yang digunakan berasal dari BLUD rumah sakit Daerah, muncul informasi yang menjelaskan bahwa sumber anggaran berasal dari kecamatan, kelurahan yang berketempatan dengan kegiatan tersebut. Dengan pendukung kegiatan lainnya berasal dari Pemkab Jember untuk sound sistemnya dan untuk mamin/mamiratnya disediakan pihak kecamatan/;kelurahan yang menggelar acara tersebut.
Untuk pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam kegiatan kali ini menurut informasi antara lain, pihak muspika, kepala Puskesmas, kesra, RSUD soebandi, Srikandi LSN, KSB LSN serta kepala sekolah SD dilokasi kegiatan (kik)
Gencarnya Publikasi Peningkatkan Pariwisata Jember, Tanpa Perda Apa Jadinya?
