<

Kesbangpol Kubar Sosiialisasi Penanganan Konflik Sosial diKecamatan Bongan

KUTAI BARAT  – IndonesiaPos

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Bakesbangpol ) Kabupaten Kutai Barat ,menggelar Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial di Kecamatan Bongan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kesbangpol Kutai Barat Suwito mewakili Bupati Kutai Barat yang dilaksanakan bertempat di Kantor Kecamatan Bongan Kutai Barat, Kamis ( 7/5/2026 )

Kegiatan ini disponsori Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Sosial dibawah pimpinan Kepala Bidang Drais Samuel dengan Thema” Terciptanya Kondisi Sosial Hukum dan Keamanan Dalam mendukung Kelancaran Pembangunan Daerah

Menurut Suwito penanganan konflik sosial di kutai barat kita upayakani tidak ada penanganan konflik sosial, untuk pendektesian dini itu lebih diarahkan kepada tokoh-tokoh masyarakat, perangkat dikecamatan dan lainnya.

“Dengan duduk bersama berdialog mencari solusi apabila ada permasalahan,untuk tahun 2026 tidak ada konflik sosial dikutai barat dan jangan sampai ada,”katanya


Ditambahkan biasanya dalam pendektesian dini konflik sosial kita bekerjasama melibatkan Forkopimda terutama pihak aparat  Kepolisian,Kodim 0912, dan pihak yang terkait.

“Dalam soal keagamaan kita disini ada terbentuknya Forum keukunan keagamaan yang terdiri dari 17 orang,Muslim,Kristen Protestan, Khatolik,Hindu dan Butha  kumpul berdialog dengan pemuka2 agama untuk mengetahui sejauh mana Kerukunan antar umat beragama dilapangan,”katanya.

Disamping itu kedudukan Kecamatan bongan ada potensi Proyek Berskala Nasional ( PSN )yang akan berjalan seperti pembangunan jaringan listrik sutet bertegangan tinggi.

“Kecamatan bongan diperlukan kondusif dan yang dijaga jangan sampai menimbulkan konflik sosial sehinggah Proyek Skala Nasional bisa berjalan lancar dan aman dengan semboyan,” Waspadadini, Cegahdini Tangkaldini,” ujarnya

Sedangkan Camat Bongan Kristianto Hari Setiono Spd menambahkan bahwa kalau di Bongan ada 16 kampung yang cukup luas dengan masyarakatnya yang majemuk,kaitan dengan sosialisasi tentang penanganan konflik sosial, memang ada tapi pihak kecamatan  mencegahnya jangan sampai meluas seperti contoh di Pt.Lonsum ada masyarakat menuntut ganti rugi lahan tapi perusahan kurang mengabaikan atau tidak dibayar, itulah yang bisa menimbukan konflik sosial.


“Kalau terjadi seperti itu kita panggil duduk bareng berdialog dengan melibatkan perangkat desa,tokoh masyarakat, Tokoh adat,Para kepala adat dan lainnya,”kata Camat

Sementara itu Sunardi Spd sebagai Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kutai Barat dan sebagai pembawa Makalah dalam Sosialisasi tentang Kewaspadaan Penanganan Konflik Sosial di Kecamatan Bongan menjelaskan bahwa Forum ini resmi bentukan Pemerintah Kubar dan merupakan mata dan telingah untuk melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan kewaspadaan penanganan konflik sosial kepada pemerintah

“Saya menekankan bahwa, kedamaian, Aman dan Kondusufnya kutai barat adalah Tanggung jawab kita bersama, mari kita jaga jangan sampai terjadi konflik sosial berpedoman pada Motto”Waspadadini, Cegahdini dan Tangkaldini,”ungkapnya

​Hadir sebagai narasumber untuk memberikan penguatan materi yakni Kasat Binmas Polres Kubar, IPTU Samsul Hadi, serta Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kutai Barat, Kornelius. Keduanya menekankan pentingnya pelaporan dan membangun komunikasi cepat jika ditemukan indikasi gangguan kamtibmas.

​Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bongan, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan dari Polsek dan Koramil Bongan.- ( daniel )

Bupati Siapkan Rp.21 Milyar Untuk Kegiatan Mamin dan Acara Seremonial Di Bakesbangpol Pada APBD 2026

BERITA TERKINI

IndonesiaPos